Advertisement

Ada Pendaki Nyalakan Flare di Gunung Andong Magelang, Pelaku Masih Diburu Polisi

Adhik Kurniawan
Senin, 06 Mei 2024 - 10:27 WIB
Lajeng Padmaratri
Ada Pendaki Nyalakan Flare di Gunung Andong Magelang, Pelaku Masih Diburu Polisi Tangkapan layar pendaki yang viral setelah menyalakan flare di puncak Gunung Andong, Magelang. - Solopos.com/@infoandong

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANG—Sebuah video viral di media sosial (medsos) menampilkan sekelompok pendaki menyalakan flare di atas puncak Gunung Andong, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Netizen pun ramai-ramai meminta seorang yang menyalakan flare tersebut untuk dimasukan ke dalam daftar hitam pendakian gunung.

“Terduga, nyalain flare di Andong kalau ada yang kenal dan mengenali hubungi admin,” tulis narasi pada video yang diunggah akun @infoandong itu.

Advertisement

Alhasil, kini Polresta Magelang saat ini tengah menyelidiki sosok pendaki yang viral di media sosial (medsos) karena menyalakan flare di puncak Gunung Andong. Hingga kini sudah ada tiga orang yang dimintai keterangan untuk mengetahui sosok pelaku.

BACA JUGA: Mantan Bupati Bantul Suharsono Meninggal, Berikut Profilnya

Kapolsek Ngablak, AKP Suhartoyo, mengatakan peristiwa penyalaan flare di puncak gunung setinggi 1.726 mdpl itu terjadi saat perayaan Hari Buruh atau May Day pada Rabu (1/5/2024).

“Hingga kini memang belum ada laporan, kerugian juga belum. Tapi kami sudah melakukan penyelidikan, menggali informasi di lapangan untuk mencari pelaku,” ujar Kapolsek Ngablak saat dihubungi pada Sabtu (4/5/2024), dikutip dari Solopos.com—jaringan Harianjogja.com, Senin (6/5/2024).

Adapun seusai peristiwa tersebut, lanjut Kapolsek, kepolisian bersama pengelola dan Perhutani telah melakukan rapat bersama untuk meningkatkan pengawasan di segala jalur pendakian Gunung Andong. Tak hanya itu, pihaknya telah memintai keterangan kepada tiga orang yang terlibat atau tampak dalam video viral tersebut.

“Tiga orang itu telah klarifikasi bahwa hanya numpang foto, tak kenal dengan orangnya [yang menyalakan flare]. Sudah pernyataan di media sosial juga tiga orang itu bila tidak tahu, hanya numpang foto saja,” terangnya.

BACA JUGA: Taruna STIP Jakarta Meninggal karena Dianiaya, Kemenhub Ikut Investigasi

Lebih lanjut, polisi siap menindak tegas bila memang terbukti ada perbuatan melanggar hukum yang dilakukan pendaki tersebut. Pihaknya juga mengimbau kepada para pendaki untuk selalu menaati aturan dan tidak melakukan tindakan yang bisa membahayakan alam maupun pendaki lainya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Magelang, Kompol Rifeld Constantien Baba, mengatakan sampai sore ini juga belum ada laporan yang masuk terkait pendaki yang menyalakan flare di Gunung Andong itu. Meski tak ada laporan maupun dampak kerugian, pihaknya telah memerintahkan kapolsek setempat untuk melakukan penyelidikan atau tindakan lebih lanjut.

“Untuk pelaporan di Satreskrim belum ada, untuk penanganan awal langsung koordinasi dengan Kapolsek [Ngablak],” pinta Kompol Rifeld

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Solopos.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

DKPP Bantul Klaim 128 Hektare Lahan Terserang Wereng Telah Teratasi

Bantul
| Rabu, 29 Mei 2024, 12:57 WIB

Advertisement

alt

Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Setinggi 3,4 Meter

Wisata
| Minggu, 26 Mei 2024, 12:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement