Advertisement

Pedagang Borobudur Mulai Tempati Sentra Kerajinan Batik dan Oleh-Oleh Sementara

Nina Atmasari
Kamis, 30 Mei 2024 - 20:47 WIB
Arief Junianto
Pedagang Borobudur Mulai Tempati Sentra Kerajinan Batik dan Oleh-Oleh Sementara Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto (kiri) didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang, Zein Yusri Munggaran, dan Direktur operasional dan layanan TWCB, Mardijono, meresmikan sentra kerajinan batik dan oleh-oleh Borobudur Sementara, Kamis (30/5/2024). - Istiemwa/Pemkab Magelang

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANG—Sentra kerajinan batik dan oleh-oleh Borobudur Sementara yang ada di dalam kompleks Taman Wisata Candi Borobudur diresmikan oleh Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto, Kamis (30/5/2024).

Turut hadir, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang, Zein Yusri Munggaran; Direktur operasional dan layanan TWCB, Mardijono; dan Jajaran Forkopimcam Borobudur.

Advertisement

Sepyo Achanto mengatakan relokasi lapak pedagang sementara di kawasan Candi Borobudur saat ini sudah selesai tersusun dengan rapi dan bisa digunakan. Kelancaran pembangunan ini menjadu bentuk dukungan pihak Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) dan stakeholders terkait lainnya.

"Tidak lupa juga untuk alur wisatawan mancanegara maupun domestik untuk bisa ditata, supaya nantinya wisawatan nyaman berbelanja dan bisa menopang perekonomian yang lebih baik lagi dari teman-teman yang berjualan," kata Sepyo Achanto.

Dia berharap ke depan selain di lapak sementara ini akan ada grand design kawasan yang lebih besar lagi dengan tujuan untuk lebih baik lagi.

Direktur Operasional dan Layanan TWCB, Mardijono menyampaikan berkat dukungan banyak pihak seperti Pemkab Magelang, Kajari Kabupaten Magelang dan Forum Pedagang Borobudur Bersatu, kini pasar sentra kerajinan batik dan oleh-oleh Borobudur sementara telah rampung dan bisa ditempati oleh pedagang.

"Ini adalah langkah awal dari kita untuk mengarahkan supaya nanti ke depannya kawasan Borobudur semakin baik dan maju untuk kesejahteraan pedagang khususnya masyarakat Borobudur," katanya.

Dia berharap pada Juli atau maksimal pada September, para pedagang bisa berpindah ke tempat baru yang saat ini sedang dikerjakan. "Nantinya Presiden atau dari Menko Marves bisa sama-sama menyaksikan langsung bahwa kita semuanya ingin memberikan Kawasan Borobudur lebih baik dalam rangka Borobudur sebagai destinasi superprioritas," ujarnya.

BACA JUGA: Libur Lebaran 2024, Pengunjung Candi Borobudur Diperkirakan Naik 5 Persen

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang, Zein Yusri Munggaran mengatakan selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN), pihaknya akan mengawal dan mendampingi terwujudnya Pasar Kujon sebagai pasar seni Borobudur.

Menurutnya, salah satu bentuk keberhasilan kolaborasi baik dari pihak TWCB, para pedagang dan Pemkab Magelang adalah berhasil memindahkan atau merelokasikan pedagang dari yang lama ke tempat sementara tanpa gejolak. "Semua ini tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar khususnya pedagang," kata Zein Yusri Munggaran.

Adapun, Ketua Paguyuban Pedagang Borobudur Bersatu, Jimy Belinda berharap dengan diresmikan dan adanya kunjungan dari Pemkab Magelang, Kajari Kabupaten Magelang dan TWCB bisa menjadi awal bersinergi dan bersatunya masyarakat khususnya pedagang untuk selalu bisa mendapatkan perhatian dan Pemda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

1.008 Lakalantas di Bantul Tewaskan 71 Orang dari Januari-Juni 2024

Bantul
| Sabtu, 15 Juni 2024, 12:27 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja: Berburu Street Food di Kotabaru

Wisata
| Minggu, 09 Juni 2024, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement