Advertisement
Jaga Kualitas Kopi, Petani di Temanggung Diarahkan Petik Merah

Advertisement
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Untuk menjaga kualitas kopi, para petani kopi di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah diimbau melakukan petik merah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKPPP) Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto, di Temanggung, Selasa, menjelaskan, di musim ini harga kopi luar biasa, sehingga tantangannya masalah keamanan dan menjaga mutu.
Advertisement
Ia menuturkan hal tersebut seusai pelatihan uji cita rasa kopi untuk 30 kelompok tani dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Pendopo Pengayom.
BACA JUGA: Ramsomware LockBit 3.0 Mengancam PDN dan Keamanan Global, Ini Rekam Jejaknya
Dia memprediksi, produksi tahun ini naik 5% sampai 10% dibandingkan tahun kemarin. Hal itu berdasar pantauannya seusai berkeliling di Pringsurat dan Gemawang. Ia menyebutkan, luas tanam kopi robusta mencapai 12.000 hektare.
"Kalau dengan harga tinggi ini petani tidak sabar, sehingga masih hijau sudah dipetik, maka otomatis mutu akan turun. Hal tersebut dapat mengakibatkan kehilangan kepercayaan. Di saat harganya rendah malah tidak ada yang membeli," katanya, Selasa (25/6/2024).
Dalam pelatihan ini, peserta dibekali cara pengolahan dari cerry menjadi greenbean, ada beberapa metode ada yang basah dan kering. Kopi terjadi proses fermentasi saat dalam pengolahan, sehingga fermentasi itu yang dijaga supaya tidak terlalu asam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Jadwal Kereta Bandara Hari Ini Jumat 4 April 2025, Berangkat dari Stasiun Tugu dan YIA
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement