Advertisement

Toko Kendali Inflasi di Pasar Muntilan Siap Stabilkan Harga Pangan

Nina Atmasari
Kamis, 06 Juni 2024 - 15:17 WIB
Maya Herawati
Toko Kendali Inflasi di Pasar Muntilan Siap Stabilkan Harga Pangan Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Ndari Surjaningsih melihat Toko Kendali Inflansi di Pasar Muntilan, Rabu (5/6/2024). - Ist/Dok Prokompim Pemkab Magelang

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANG—Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) telah meresmikan Toko Kendali Inflansi yang merupakan inisiasi langsung dari Bank Indonesia di Pasar Muntilan, Rabu (5/6/2024).

Toko kendali inflasi ini dalam rangka pengendalian harga dan menjaga ketersediaan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting di Kabupaten Magelang, serta merealisasikan upaya pengendalian inflasi daerah pada poin menjaga pasokan dan pengendalian harga barang kebutuhan pokok dan barang penting yang berfungsi sebagai stabilisator harga barang pokok dan barang penting.

Advertisement

PJ Bupati Magelang dalam sambutannya mengatakan peresmian toko kendali inflasi ini memiliki arti dan makna yang sangat strategis dalam konteks menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkeadilan, sekaligus upaya terpadu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Magelang untuk mengendalikan inflasi.

"Kegiatan hari ini, dipilihnya Pasar Muntilan, karena Pasar Muntilan merupakan pasar pantauan dan pelaporan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan yang menyediakan kebutuhan bahan pangan bagi masyarakat," ungkap Sepyo, Rabu.

Selain itu, Sepyo Achanto berharap dengan inflasi yang terkendali, akan lebih meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Pemerintah, serta memberikan dorongan kepada para investor untuk berinvestasi.

Ia juga berpesan keberadaan Toko Kendali Inflasi ini tidak boleh mematikan usaha pedagang yang ada, karena toko ini bertujuan untuk stabilisasi ketika terjadi kenaikan harga bahan pangan

"Harapan ke depan Toko Kendali Inflasi dapat berperan sebagai penyuplai kebutuhan bahan pangan bagi para pedagang, karena toko ini memperoleh barang langsung dari gapoktan, peternak selaku produsen, lebih baik lagi apabila bisa menjalin sinergi dengan produsen minyak goreng maupun gula pasir," kata Sepyo.

BACA JUGA: Hari Ini Harga Cabai Rawit Mahal

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Ndari Surjaningsih mengatakan pengendalian inflasi pada tahun 2024 masih akan mengalami kendala atau tantangan yang dari sisi harga pangan yang bergejolak atau yang di kenal sebagai volatile food terutama beras.

"Bahan kebutuhan pokok rawan menjadi penyebab inflasi, karena mudah mengalami gejolak. Untuk itulah Bank Indonesia konsen pada upaya kolaborasi dalam menekan laju inflasi," kata Ndari.

Ia menambahkan dalam menghadapi kondisi seperti itu, maka pada rapat koordinasi wilayah tim pengendali inflasi daerah beberapa saat yang lalu yang dipimpin oleh Gubernur Provinsi Jawa Tengah merekomendasikan implementasi kios pangan di Kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah.

"Dengan adanya kios ini diharapkan dapat memotong rantai distribusi beras melalui kerja sama dengan Bulog. Selain itu juga akan merencanakan akan ada replikasi kios serupa di kecamatan atau di pasar lain yang ada di Kabupaten Magelang," kata Ndari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

1.008 Lakalantas di Bantul Tewaskan 71 Orang dari Januari-Juni 2024

Bantul
| Sabtu, 15 Juni 2024, 12:27 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja: Berburu Street Food di Kotabaru

Wisata
| Minggu, 09 Juni 2024, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement